Tampilkan postingan dengan label Kereta Malam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kereta Malam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Januari 2018

PENGALAMAN NAIK KERETA MALAM JURUSAN SURABAYA - DENPASAR, BALI

Berdasarkan informasi yang kami dapat dari petugas PT. Kereta Api Indonesia di Stasiun Surabaya Gubeng tanggal 26 November 2018, jadwal kereta api dengan rute Surabaya - Denpasar telah ditiadakan. Kereta yang sama hanya melayani perjalanan sampai dengan Stasiun Banyuwangi Baru. 

Meskipun sangat lama, cukup melelahkan, dan tidak bisa dibilang murah, menurutku naik kereta jurusan Surabaya – Denpasar adalah pengalaman yang wajib dicoba sekali seumur hidup terutama bagi kalian yang tinggal di Jawa Timur. Hal itu pulalah yang memotivasi kami untuk pada akhirnya mencoba cara ini.

Salah satu rute khusus yang disediakan oleh PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) adalah rute kereta Surabaya – Denpasar. Mungkin beberapa di antara kalian ada yang bertanya-tanya: apakah ada rel kereta api di Bali? Jawabannya adalah tidak. Yang dimaksud rute Surabaya – Denpasar di sini sebenarnya adalah rute kereta api dari Stasiun Surabaya Gubeng dengan tujuan akhir Stasiun Banyuwangi Baru, yang dilanjut dengan menyeberangi Selat Bali dengan kapal feri, kemudian diteruskan dengan naik Bus Damri jurusan Denpasar.

Jika menginginkan melakukan perjalanan dengan cara ini, yang tentunya perlu dilakukan pertama kali adalah membeli tiket. Pembelian tiket jurusan ini bisa dilakukan baik dengan go show (pembelian langsung di stasiun di hari keberangkatan) maupun melalui proses reservasi.

Sabtu, 22 Juli 2017

KERETA 24 SENANDUNG SUTERA: PENGALAMAN TIDUR DI KERETA MALAM JURUSAN JOHOR BAHRU – KUALA LUMPUR


Per 19 Mei 2016, rute kereta dari Johor Bahru menuju ke Kuala Lumpur (atau sebaliknya) telah mengalami perubahan. Jika sebelumnya kita bisa naik kereta jarak jauh KTM Intercity Express Train dari Johor Bahru langsung ke Kuala Lumpur, sekarang kita harus terlebih dahulu naik Shuttle/Intercity Train dari Johor Baru menuju ke Gemas, baru setelah itu naik KTM ETS (Electric Train Service) dari Gemas menuju ke Kuala Lumpur. Hal ini berlaku juga sebaliknya. Dengan menggunakan kereta yang sama, kita pun bisa melanjutkan perjalanan ke Ipoh, Butterworth, dan Padang Besar. KTM Intercity Express Train No. 24 Senandung Sutera, per tanggal yang sama, telah berhenti beroperasi.

Singapura dan Malaysia adalah dua negara tujuan wisata paling populer bagi orang Indonesia. Dan kebanyakan traveler, baik pribadi maupun menggunakan jasa agen, memasukkan dua negara ini dalam satu paket wisata mereka. Tak heran banyak yang mencari cara agar perjalanan mereka saat bepergian antara kedua negara tersebut mudah.

Baca juga:
RUTE DAN JADWAL LENGKAP SERTA TARIF (HARGA) ELECTRIC TRAIN SERVICE (ETS) DARI DAN KE GEMAS

Malaysia dan Singapura memang tidak berbatasan darat. Tapi karena telah dibangun jembatan yang menjadi penghubung kedua negara, transportasi darat tetap bisa dijadikan alternatif untuk berpindah antar kedua negara tersebut. Selain bus, moda transportasi lain yang bisa dipilih adalah kereta api.

Perjalanan darat menuju Malaysia dengan menggunakan kereta api akan terlebih dahulu dimulai dengan menyeberangi Singapura – Malaysia menggunakan Shuttle Train. Perjalanan akan dimulai dari Woodlands Train Checkpoint, Woodlands, Singapura dan berakhir di Stasiun JB Sentral, Johor Bahru, Malaysia (berlaku sebaliknya). Setelah sampai di Stasiun JB Sentral Johor Bahru inilah perjalanan sesungguhnya dengan menggunakan kereta dimulai.

cara naik kereta senandung sutera