Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Agustus 2018

REVIEW LOSMEN BU DJONO: PENGINAPAN TERTUA DAN TERMURAH DI DIENG, WONOSOBO


Pada perjalanan kami ke Dieng kali ini, dari awal kami memang langsung berniat untuk menginap di Losmen Bu Djono karena sebelumnya kami telah banyak sekali membaca rekomendasi dari blogger-blogger lain.

Tanpa babibu kami pun langsung mencari tahu tentang losmen tersebut. Dari foto plang losmen yang kami temukan di internet, kami akhirnya mendapatkan nomor ponsel dari losmen tersebut. Karena bukan peak season, kami pun tidak terburu-buru untuk memesan. Kami menghubungi pihak losmen melalui pesan WhatsApp baru di tanggal 9 Agustus 2018, untuk pemesanan kamar tanggal 13 Agustus 2018.

Minggu, 29 April 2018

REVIEW KUALA LUMPUR CITY CENTRE (KLCC) PARK: MENIKMATI KEMEGAHAN PETRONAS TWIN TOWERS DAN KEINDAHAN AIR MANCUR MENARI LAKE SYMPHONY

Petronas Twin Towers
Petronas Twin Towers

Terus terang, meskipun destinasi ini sangat mainstream di mata beberapa traveler, kami tetap merasa bahwa KLCC Park dengan Menara Kembar Petronas-nya tetap merupakan destinasi utama saat traveling ke Malaysia, khususnya bagi yang masih pertama kali datang ke negeri ini. Dengan datang ke KLCC Park, kita akan mendapatkan pemandangan dari salah satu bangunan paling ikonik di dunia. Petronas Twin Tower juga sempat menjadi bangunan tertinggi di dunia pada tahun 1998 hingga 2004 lho. Namun, meskipun sudah terkalahkan sebagai bangunan tertinggi, hingga kini Menara Kembar Petronas tetap menjadi menara kembar tertinggi di dunia. Dan tentu ini bisa jadi alasan kuat bagi kalian untuk berkunjung ke sini.

Yang paling menyenangkan dari mengunjungi KLCC Park ini tentu karena lokasinya yang mudah dijangkau dan dilewati GoKL yang merupakan alternatif transportasi gratis di Kuala Lumpur. Selain itu, masih ada alternatif transportasi lainnya juga yang bisa kalian manfaatkan untuk menuju KLCC Park, seperti LRT atau monorel. Dan menyenangkannya lagi, untuk masuk ke taman ini, kalian tidak perlu membayar sepeser pun alias gratis.

KLCC Park berada di Jalan Ampang, di Kuala Lumpur City Centre, dekat dengan Suria KLCC Mall. Keberadaan taman ini memang didesain untuk menikmati kemegahan Petronas Twin Towers yang bisa dibilang merupakan atraksi utama yang menarik turis untuk datang ke sini. Dan membicarakan mengenai menikmati Petronas Towers, kami menyarankan untuk mengunjunginya di dua waktu yang berbeda, siang dan malam, karena seperti halnya Marina Bay atau Gardens by the Bay, Menara Petronas dan sekelilingnya menawarkan pemandangan yang benar-benar berbeda saat siang dan malam.

Senin, 16 April 2018

REVIEW MAHA VIHARA MOJOPAHIT: PATUNG BUDDHA TIDUR DI TROWULAN, MOJOKERTO

Trowulan terkenal sebagai daerah yang menyimpan banyak sisa-sisa peninggalan kerajaan Majapahit. Jika kalian mencari alternatif wisata yang dekat dengan Surabaya, kalian bisa berkunjung ke situs Trowulan yang berisi beberapa candi dan hal-hal bersejarah lainnya, yang terutama berkaitan dengan agama Hindu.

Berlokasi dekat dengan candi-candi tersebut, kalian bisa menemukan Maha Vihara Majapahit. Vihara ini merupakan tempat ibadah umat Buddha dengan bangunan yang relatif baru, terutama jika dibandingkan dengan situs bersejarah di sekitarnya. Vihara ini mulai dibangun pada 1987 dan diresmikan pada 31 Desember 1989. Meskipun hampir tidak ada pemeluk Buddha di Trowulan, pembangunan vihara ini tidak mengalami kendala atau penolakan.

Dari Jalan Raya Trowulan, kalian bisa menemukan gerbang dengan petunjuk Maha Vihara Majapahit di sisi kiri jalan yang mengarah ke Surabaya. Begitu masuk gang tersebut, kalian akan tiba di Jalan Candi Brahu. Dari jalan itu, kalian masih harus masuk gang yang lebih sempit, tapi masih bisa dilalui mobil. Ada petunjuk di beberapa tempat sehingga kalian tidak rawan tersasar atau salah belok.

Maha Vihara Majapahit

Minggu, 08 April 2018

REVIEW SRI VEERAMAKALIAMMAN TEMPLE SINGAPORE: KUIL HINDU DI SERANGOON ROAD SINGAPURA

Jika kalian traveling ke Little India Singapura, sisihkan waktu kalian untuk melihat Sri Veeramakaliaman Temple. Kuil hindu ini berlokasi di Serangoon Road, tak jauh dari Masjid Abdul Gaffoor di Dunlop Street.

Kuil Sri Veeramakaliamman Singapura

Kuil hindu ini didedikasikan untuk Dewi Kali, yaitu bentuk bengis dari Dewi Parwati, istri Dewa Siwa. Dalam kepercayaan Hindu, Kali ini merupakan ibu Dewa Ganesha dan Dewa Murugan. Untuk Dewa Murugan sendiri, patung raksasanya bisa kalian lihat jika berkunjung ke Malaysia, tepatnya di Batu Caves, Selangor.

Kuil Sri Veeramakaliamman ini juga merupakan salah satu kuil tertua di Singapura. Kuil yang dibangun pada tahun 1881 ini memiliki arsitektur dengan gaya India Tamil. Sejarah pendirian kuil ini memang erat kaitannya dengan sejarah kedatangan migran dari India. Saat itu, para migrant ini membangun kuil ini sebagai tempat untuk meminta keselamatan di tanah yang baru mereka singgahi.

Sri Veeramakaliamman Temple Singapura

Kamis, 05 April 2018

REVIEW TANAH LOT BALI: MENIKMATI SUNSET DAN PURA TENGAH LAUT

Asal kata Tanah Lot adalah dari bahasa Bali, tanah dan lot, yang berarti tanah (di atas) laut. Tanah Lot sendiri merupakan sebuah bongkahan pulau kecil berbatu di tengah laut yang berbentuk sedemikian rupa akibat gerusan ombak.

Di atas bongkahan tersebut terdapat sebuah pura yang sangat terkenal, yaitu Pura Tanah Lot. Lokasi wisata ini merupakan salah satu yang paling terkenal di antara para turis, baik lokal maupun manca negara.

Tanah Lot terletak di Kabupaten Tabanan, Bali, sekitar 20 km dari Kota Denpasar. Saat kami ke sana pada bulan Agustus 2017 lalu, kami memulai perjalanan kami dengan sepeda motor dari Pantai Kuta, dan dengan kemacetan di beberapa titik, lokasi tersebut bisa kami capai dalam waktu kurang lebih 2 jam.

Jalan menuju ke Tanah Lot, seperti jalan-jalan di Bali pada umumnya, memang relatif sempit. Didukung oleh kepopuleran Tanah Lot, mungkin hal itulah yang membuat jalanan di sini sangat rawan macet. Tapi secara keseluruhan, medan menuju ke sana cukup mulus dan nyaman untuk dilalui.

Senin, 02 April 2018

REVIEW PANTAI TELENG RIA PACITAN: PANTAI UNTUK MELIHAT SUNRISE DI PUSAT KOTA PACITAN

Pantai Teleng Ria merupakan salah satu pantai yang ada di Kabupaten Pacitan. Letaknya yang berada di pusat kota, membuat pantai ini menjadi salah satu pantai yang paling dekat dengan berbagai fasilitas. Lokasinya yang dekat dengan Terminal Bus Pacitan juga membuat pantai ini mudah sekali dituju. Tentu ini bisa jadi angin segar bagi kalian yang ke Pacitan dengan menggunakan bus. Selain itu, bagi kalian yang ingin membeli tiket bus untuk pulang ke daerah masing-masing, lokasi kantor-kantor bus tersebut masih cukup dekat dengan Pantai Teleng Ria.

Di sekitar Pantai Teleng Ria, banyak sekali penginapan yang bisa kalian pilih, dengan beberapa pilihan harga yang rata-rata masih bersahabat dengan kantong kita. Salah satunya adalah Araya Homestay, tempat kami menginap saat berkunjung ke Pacitan di tahun 2014 silam.

Baca juga:
REVIEW ARAYA HOMESTAY, PILIHAN PENGINAPAN MURAH DI PACITAN

Bisa dibilang, Pantai Teleng Ria ini merupakan pantai di Pacitan yang paling banyak dikunjungi, khususnya oleh wisatawan lokal. Namun, bukan berarti tidak ada bule yang kesini. Ada beberapa turis asing yang mampir ke sini untuk belajar surfing, meskipun tentu saja Pantai Watu Karung tetap menjadi idola para bule dan surfer di Pacitan.

Jika kalian ingin melihat sunrise di Pacitan, kalian bisa melihatnya dari Pantai Teleng Ria ini. Pantai ini memiliki pasir putih yang memanjang sepanjang 3 kilometer dan menghadap langsung ke Laut Selatan. Horizon pantai berada di sisi timur, yang artinya kalian bisa melihat sunrise dengan mudah.

Menikmati sunrise di Pantai Teleng Ria

Rabu, 28 Maret 2018

REVIEW GENTING HIGHLANDS: PENGALAMAN NAIK CABLE CAR MENUJU RESORT WORLD GENTING

Semula bernama Genting Highlands Resort, Resort World Genting merupakan kawasan terintegrasi yang berisikan kumpulan shopping mall, hotel, theme park, bahkan, salah satu yang paling terkenal, kasino. Resor ini dibangun di puncak Gunung Ulu Kali yang terletak di antara dua negara bagian Malaysia, yaitu Selangor dan Pahang.

Terletak di ketinggian 1.800 meter dari permukaan laut menjadikan tempat ini sangat sejuk. Udara dingin yang berhembus terasa begitu pas dan fresh, alias tidak terlalu dingin.

Untuk menuju kawasan ini, kita bisa lewat jalan raya maupun menggunakan jasa cable car yang terletak di Kota Gohtong Jaya.

Pada perjalanan kami ke Malaysia pada bulan Agustus 2015 lalu, kami sempatkan untuk sekalian menikmati keindahan Genting Highlands. Waktu itu, kami memutuskan menggunakan cable car karena kami memang belum pernah naik kendaraan model ini sebelumnya.

Waktu itu, karena kami menginap dan memulai perjalanan dari wilayah Bukit Bintang, yang kami lakukan terlebih dahulu adalah menuju ke terminal pusat di Kuala Lumpur, tempat bermuaranya hampir segala moda transportasi darat di kota ini, yaitu KL Sentral, dengan menggunakan monorel.

Baca juga:
CARA NAIK MONOREL (MONORAIL) & LRT DI MALAYSIA

Turun dari monorel kami keluar dari Stasiun Monorel KL Sentral dan sempat bingung mencari letak terminal bus di terminal tersebut. Karena ketidaktahuan kami bahwa terminal ini adalah terminal terpadu, kami keluar dari stasiun monorel dan bertanya ke seorang pria yang tengah duduk-duduk di depan stasiun.  Berdasarkan penuturannya, kami harus menyeberang jalan di mana di situ terdapat gedung yang kami ketahui setelahnya sebagai mal bernama Nu Sentral, dan kami harus menyusuri jalan di samping bangunan itu menuju ke tempat terbuka di belakang gedung.

Kamis, 22 Maret 2018

REVIEW GRAND ZEA: PENGINAPAN NYAMAN DAN MURAH DI UMBULHARJO, YOGYAKARTA (JOGJA)

Penginapan Grand Zea

Pada perjalanan liburan akhir pekan yang kami lakukan di akhir tahun 2017 lalu, kami tidak begitu menemukan banyak kendala dalam pencarian akomodasi karena memang momennya pas sebelum peak season.

Waktu itu,  seperti biasa, kami mencari penginapan yang ringan di kantong, kalau bisa di bawah IDR 100.000. Pertimbangan lain kami dalam pencarian tersebut adalah lokasi. Karena tujuan wisata kami waktu itu adalah daerah di sekitar pusat Kota Yogyakarta (keraton dan sekitarnya), kami memilih lokasi yang tidak begitu jauh dari tempat tersebut.

Meskipun pilihannya tidak sangat banyak, saat kami mencari hotel di Traveloka, Booking.com, dan Yogyes.com, ada beberapa hotel yang harganya lumayan kompetitif. Setelah mencari yang harganya paling murah namun juga berlokasi strategis, pilihan kami jatuh pada Grand Zea yang kami dapatkan dari situs Yogyes.com.

Proses pemesanannya cukup mudah. Setelah mendapat nomor ponsel homestay tersebut, kami segera menghubungi pihak homestay untuk memastikan ketersediaan kamar dan kebenaran harga yang tercantum di Yogyes.com.

Senin, 19 Maret 2018

REVIEW GRAPYAK HOMESTAY BANTUL: PENGINAPAN MURAH DI JOGJA YANG KURANG RECOMMENDED

Ketika merencanakan perjalanan ke Yogyakarta pada Agustus 2017 silam, kami mengakui memang melakukan beberapa kesalahan. Itinerary kami sudah selesai dibuat sejak sebulan sebelum keberangkatan. Namun, karena satu dan lain hal, kami baru melakukan pemesanan penginapan dan lain-lain beberapa hari sebelum keberangkatan.

Dan kesalahan kedua adalah karena salah satu hari dari keseluruhan traveling kami merupakan hari libur nasional, yaitu tanggal 17 Agustus 2017, dan tentu ini menyebabkan hari tersebut menjadi peak day di Yogyakarta.

Akibatnya, ketika melakukan pemesanan penginapan tanpa melalui situs booking online, yaitu langsung menghubungi CS dari beberapa penginapan, banyak yang menaikkan tarifnya hingga dua kali lipat. Tentu hal ini sangat menyebalkan mengingat kami memang ingin menekan budget semaksimal mungkin.

Karena tak bisa mendapatkan harga yang pas, kami akhirnya mencoba mencari penginapan melalui situs booking online. Pertama, kami melihat dari Traveloka yang memang telah menjadi situs favorit kami. Namun, harga hotel dan penginapan yang tersisa tinggal yang mahal.

Kami pun berpindah ke situs Booking.com, yang memang belum pernah kami gunakan sebelumnya. Di sana, ada beberapa pilihan penginapan yang masih terjangkau. Dan setelah melihat-lihat lokasi dari masing-masing penginapan tersebut, kami menjatuhkan pilihan pada Grapyak Homestay.

Jumat, 16 Maret 2018

REVIEW BATU CAVES: KUIL DEWA MURUGAN DI SELANGOR MALAYSIA

Batu Caves merupakan salah satu tempat wisata populer di Malaysia. Jika kalian baru pertama kali ke Malaysia, ada baiknya kalian tidak melewatkan tempat yang satu ini. Selain karena tempatnya yang menurut kami memang menarik, perjalanan ke sana pun bisa ditempuh dengan cukup singkat dan mudah. Bahkan, jika kalian ke sini dengan naik komuter, kalian cukup berjalan sekitar 5 menit dari stasiun pemberhentian ke area Batu Caves ini.

Terminal Bersepadu Selatan (TBS) Malaysia
Platform 2

Keretapi Tanah Melayu (KTM)
Bagian dalam Keretapi Tanah Melayu (KTM)

Terletak di Distrik Gombak, Negara Bagian Selangor atau sekitar 17 kilometer dari Kuala Lumpur, Batu Caves sebenarnya merupakan batu kapur yang tersusun dari rangkaian gua-gua. Namanya diambil dari sungai yang mengalir melewati bukit itu, yaitu Sungai Batu. Yang pertama kali memperkenalkan tempat ini sebagai tempat pemujaan adalah seorang pedagang bernama K. Thamboosamy Pillai. Dia membangun sebuah kuil yang didedikasikannya untuk Dewa Murugan dengan gaya Arsitektur Dravida. Pada mulanya, dia terinspirasi oleh bentuk mulut gua yang menurutnya mirip sekali dengan kepala tombak dari surga yang disebut ‘vel’. Tempat ini kini menjadi salah satu tempat pemujaan paling populer bagi penganut agama Hindu di luar India.

Rabu, 07 Maret 2018

REVIEW SENTOSA ISLAND SINGAPORE: DARI UNIVERSAL STUDIOS, SENTOSA MERLION, HINGGA PANTAI PALAWAN

Singapura adalah sebuah negara yang terdiri dari daratan utama (mainland) yang memiliki nama administratif Pulau Ujong dan beberapa pulau lainnya. Salah satu pulau yang terbesar setelah Pulau Ujong adalah Pulau Sentosa. Pulau Sentosa juga merupakan pulau paling terkenal dan paling sering dikunjungi di Singapura, dengan total kunjungan per tahun mencapai dua puluh juta orang.

Sentosa Island Singapore

Pulau Sentosa menjadi destinasi wisata favorit di Singapura karena di dalamnya terdapat banyak sekali fasilitas dan hiburan, salah satunya adalah Universal Studios. Selain itu, masih banyak sekali atraksi dan aktivitas menarik yang bisa kalian temukan di Sentosa Island.

Kamis, 15 Februari 2018

REVIEW WISATA GUNUNG BROMO: DARI SUNRISE PENANJAKAN HINGGA BUKIT TELETUBBIES

Bromo sebenarnya adalah nama sebuah gunung yang berlokasi di Probolinggo, dan masuk ke dalam area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Namun, jika seseorang mengatakan akan pergi ke Bromo, itu artinya orang tersebut mungkin bukan hanya akan naik ke kawah Gunung Bromo tapi mungkin juga akan melihat sunrise di Gunung Penanjakan atau mengunjungi spot-spot lainnya. Bahkan beberapa orang juga memilih untuk mendaki gunung-gunung lain yang ada di sekitar Gunung Bromo. Semua destinasi itu memang berada dalam satu area yang sama, dengan akses yang sama.

Menyebut keseluruhan lokasi itu sebagai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sebenarnya kurang tepat juga karena taman nasional tersebut sangat luas, meliputi juga Air Terjun Madakaripura, Gunung Semeru dan Bukit B29.

Secara administratif, area ini disebut dengan nama Wisata Gunung Bromo. Di tiket masuk ke lokasi ini, kalian juga akan menjumpai nama ini. Namun, untuk mempermudah, dalam artikel kali ini kita akan menyebut keseluruhan area ini sebagai Bromo saja.


Bromo ini memang memiliki daya tarik yang luar biasa. Jika kalian melihat instagram beberapa artis dan selebgram Indonesia, rata-rata pasti pernah ke Bromo. Dengan perkembangan teknologi informasi, Bromo yang memang sudah terkenal dari dulu, kini semakin terkenal. Jika dulu mungkin yang terkenal adalah gunung Bromo itu sendiri dan Gunung Penanjakan, kini Pasir Berbisik dan Bukit Teletubbies juga masuk dalam daftar destinasi wajib di Bromo.

Sabtu, 10 Februari 2018

REVIEW PURA LUHUR ULUWATU: MENIKMATI KECAK DANCE DAN SUNSET DI BALI SELATAN

Pura Uluwatu, atau yang bernama asli Pura Luhur Uluwatu, merupakan sebuah pura yang berada di wilayah Bali Selatan. Terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, pura ini dipercaya masyarakat Hindu Bali sebagai penyangga sembilan mata angin.

Pada awalnya, wisatawan ke sini untuk berselancar di Pantai Pecatu yang terletak tepat di bawah tebing Uluwatu. Ombak pantainya sangat pas digunakan untuk berselancar. Bahkan beberapa perhelatan internasional selancar pun pernah diadakan di sini. Seiring dengan itu, nama pura ini pun menjadi terkenal.

Pura Luhur Uluwatu terdiri dari beberapa pura pesanakan, yaitu Pura Pererepan, Pura Dalem Pangleburan, Pura Dalem Selonding, Pura Kulat, dan Pura Bajurit. Kesemuanya memiliki ikatan dengan pura induk.

Selasa, 06 Februari 2018

REVIEW SITUS RATU BOKO SLEMAN: SITUS PURBAKALA DI ATAS BUKIT UNTUK MENIKMATI SUNSET

candi ratu boko


Situs Ratu Boko merupakan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Slemen, Daerah Istimewa Yogyakarta. Situs ini terletak di atas bukit, dengan ketinggian sekitar 196 meter di atas permukaan laut. Keseluruhan situs mencapai luasan 16 hektar, dan lokasinya secara administratif berada di dua dukuh, yaitu Dukuh Dawung, Desa Bokoharjo dan Dukuh Sumberwatu, Desa Sambireja, Kecamatan Prambanan.

Tidak diketahui pasti apa fungsi sesungguhnya dari situs ini di masa lalu. Namun, dari sisa-sisa bangunannya, besar kemungkinan situs ini adalah bekas keraton. Maka dari itu, situs ini juga dinamai Keraton Ratu Boko. Dan meskipun Ratu Boko sering disebut dengan nama Candi Ratu Boko, nyatanya situs ini bukanlah candi atau tempat yang bersifat religius tapi lebih ke arah permukiman warga.

Lokasi situs ini tidak begitu jauh dari Candi Prambanan. Ada beberapa petunjuk jalan yang akan memudahkan kalian untuk menemukan lokasinya. Namun, jika kalian ragu, kalian bisa menyalakan Google Maps dan mengetikkan "Ratu Boko" atau "Ratu Boko Information Centre".

Senin, 29 Januari 2018

REVIEW GEREJA AYAM BUKIT RHEMA: BANGUNAN TERBENGKALAI DEKAT BOROBUDUR YANG ROMANTIS UNTUK MELIHAT SUNRISE

Kalau ada yang menyebutkan nama Gereja Ayam, apa yang terlintas di benak kalian? Pasti salah satunya adalah Ada Apa Dengan Cinta? 2 kan. Iya, memang bangunan ini adalah salah setting romantis Rangga dan Cinta dalam film AADC2.

setting AADC 2 di gereja ayam
Potongan adegan AADC 2
Sumber: Channel Youtube Mirles

Yang menarik adalah, sebenarnya, menurut pemrakarsa Gereja Ayam, bangunan ini berbentuk merpati dan bukannya ayam. Dan lagi, menurutnya, bangunan ini tidak dimaksudkan untuk menjadi gereja tapi tempat berdoa bagi semua agama. Namun, seperti telah kami jelaskan pada artikel sebelumnya, kami menghimbau kalian yang Muslim untuk tidak berdoa atau melakukan ritual apapun di sini demi menjaga akidah kalian.

Pembangunan gereja ini tidak sampai tuntas karena terkendala biaya. Selain itu, rupanya juga ada pertentangan dengan warga sekitar. Akhirnya, bangunan ini pun sempat terlantar dan tidak terawat.

Jumat, 26 Januari 2018

PENGALAMAN NAIK KERETA MALAM JURUSAN SURABAYA - DENPASAR, BALI

Berdasarkan informasi yang kami dapat dari petugas PT. Kereta Api Indonesia di Stasiun Surabaya Gubeng tanggal 26 November 2018, jadwal kereta api dengan rute Surabaya - Denpasar telah ditiadakan. Kereta yang sama hanya melayani perjalanan sampai dengan Stasiun Banyuwangi Baru. 

Meskipun sangat lama, cukup melelahkan, dan tidak bisa dibilang murah, menurutku naik kereta jurusan Surabaya – Denpasar adalah pengalaman yang wajib dicoba sekali seumur hidup terutama bagi kalian yang tinggal di Jawa Timur. Hal itu pulalah yang memotivasi kami untuk pada akhirnya mencoba cara ini.

Salah satu rute khusus yang disediakan oleh PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) adalah rute kereta Surabaya – Denpasar. Mungkin beberapa di antara kalian ada yang bertanya-tanya: apakah ada rel kereta api di Bali? Jawabannya adalah tidak. Yang dimaksud rute Surabaya – Denpasar di sini sebenarnya adalah rute kereta api dari Stasiun Surabaya Gubeng dengan tujuan akhir Stasiun Banyuwangi Baru, yang dilanjut dengan menyeberangi Selat Bali dengan kapal feri, kemudian diteruskan dengan naik Bus Damri jurusan Denpasar.

Jika menginginkan melakukan perjalanan dengan cara ini, yang tentunya perlu dilakukan pertama kali adalah membeli tiket. Pembelian tiket jurusan ini bisa dilakukan baik dengan go show (pembelian langsung di stasiun di hari keberangkatan) maupun melalui proses reservasi.

Selasa, 16 Januari 2018

REVIEW OMAH UGM: MENIKMATI KEINDAHAN RUMAH ADAT JAWA SEKALIGUS MENGENANG KEDAHSYATAN GEMPA JOGJA

Jika traveling ke Kota Yogyakarta, tak ada salahnya kalian mampir ke Kotagede. Banyak sekali lokasi yang bisa kalian eksplorasi di sini, salah satunya adalah Omah UGM.

Jika melihat pada keterangan di depan rumah tersebut, lokasi Omah UGM adalah di Kampung Bodon, Jagalan. Tapi, untuk lebih mudahnya, kalian bisa mencapainya dari Gang Soka.

omah ugm

omah ugm kotagede
Petunjuk jalan ke arah Omah UGM

Sabtu, 23 Desember 2017

PENGALAMAN TRANSIT DAN MENGINAP DI BANDARA CHANGI, SINGAPURA (SINGAPORE)

Transit apalagi harus menginap di bandara tentu seringkali menjadi masalah dan menimbulkan ketakutan-ketakutan tersendiri. Apalagi jika berkaitan dengan kenyamanan dan fasilitas yang ada di bandara tersebut serta budget yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan selama transit tersebut. Namun, jika harus transit dan menginap di Bandara Changi, kalian tak perlu khawatir karena bandara ini sangat ramah bagi siapapun yang harus transit dan menginap di sana, khususnya para budget traveler. Ada fasilitas Snooze Lounge gratis yang telah tersedia di semua terminal di bandara tersebut, yang tentu saja akan sangat membantu menghemat budget traveling kalian.

Pada perjalanan kami ke Thailand pada 2016 lalu, kami harus transit ke Singapura terlebih dahulu. Dan transit ke Singapura ini terjadi dua kali, yaitu saat kami akan berangkat dari Surabaya menuju Phuket dan saat kami akan pulang dari Bangkok menuju Surabaya.

Pengalaman Tidur di Bandara Changi Singapura Terminal 1


Pesawat pertama kami tiba di Singapura pada sekitar pukul 00.05 waktu setempat dan jadwal berangkat kami ke Phuket juga sangat pagi, yaitu pukul 08.20. Itu artinya, kami memang mau tak mau harus tidur di Changi Airport.

Selasa, 05 Desember 2017

REVIEW LIYER HOUSE: GUESTHOUSE SUPER NYAMAN DI PEDESAAN UBUD

Setelah menjadi salah satu setting dari film Julia Roberts yang berjudul "Eat, Pray, Love", nama Ubud menjadi semakin terkenal. Mungkin sebelum adanya film itu, tidak banyak orang yang menjadikan lokasi ini sebagai destinasi wisata utama mereka. Dan jujur saja, aku termasuk salah satu di antara orang-orang yang baru mengenal nama daerah ini dari film itu, dan segera terinspirasi untuk suatu hari pergi ke sana.

Pada bulan Agustus 2017 lalu, kami akhirnya berkesempatan untuk mengunjungi Bali dengan Ubud sebagai salah satu tujuan kami. Waktu itu, kami menginap semalam di Ubud, setelah sebelumnya menghabiskan dua malam di Kuta.

Hotel yang kami pilih waktu itu adalah Liyer House, sebuah guesthouse yang berada di Jalan Raya Pengosekan. Kami menemukan hotel itu pertama kali via Traveloka. Berdasarkan informasi yang kami dapat dari situs resmi penginapan tersebut, kami mengetahui bahwa penginapan itu merupakan rumah dari almarhum Ketut Liyer, tokoh ahli pengobatan dalam film Eat, Pray, Love. Tanpa pikir panjang, aku dan suami pun segera memutuskan untuk menginap di sana.

Waktu itu, kami tidak memilih kamar termurah. Kami memilih Deluxe Double Room seharga IDR 502.000/malam (per 17 Agustus 2017). Harga tersebut sudah termasuk sarapan.

Lokasinya bisa ditempuh sekitar 1,5 – 2 jam baik dari arah Kuta maupun dari arah Danau Bratan, Bedugul. Aksesnya cukup mudah karena meskipun medannya menanjak, tapi aspalnya mulus dan jalannya cukup lebar.


Minggu, 08 Oktober 2017

REVIEW WAT PHO BANGKOK: KUIL BUDDHA TIDUR TERBESAR DI THAILAND

Wat Pho, atau juga sering ditulis Wat Po, bisa dibilang merupakan salah satu destinasi wajib bagi kalian yang pertama kali mengunjungi Bangkok. Bagaimana tidak? Wat satu ini masuk urutan pertama dari enam kuil yang dikategorikan sebagai kelas teratas dalam kelompok kuil kerajaan kelas satu (first-class royal temples). Salah satu alasannya adalah karena King Rama I lah yang membangun ulang kuil tersebut. Dan bahkan abunya juga diabadikan di dalam kuil tersebut. Sementara itu, pendiri pertama dari bangunan ini tidak diketahui.

Wat Pho juga merupakan wat tertua dan terluas di Thailand. Karena hal inilah, tak heran jika wat ini masuk top destination dalam berbagai ulasan.

Lokasi Wat Pho berdekatan dengan Grand Palace dan terletak tepat di seberang Tha Tien Market. Jadi, kalian yang selesai berbelanja di Tha Tien Market, bisa langsung menuju ke sini.